PERTEMUAN KELIMA DENGAN KOMUNITAS “UDV GAPPAI”
Selasa, 10 April 2018
Fifth Meet Up, Yap! Hari ini
kami melakukan pertemuan kelima dengan komunitas GAPPAI. Berlokasi di tempat
seperti biasa, aula PLB lantai 3 Gedung E FKIP UNS pada pukul 16.00 WIB.
Nah pertemuan kali ini, kami
mempelajari tentang OM bagi penyandang tuna netra, apa sih OM itu? OM
merupakan singkatan dari Orientasi dan
Mobilitas, yang mana itu berarti OM merupakan cara untuk mengenalkan atau
mengorientasi lingkungan baru terhadap tuna netra. Sehingga mereka dapat mengenal mengenai
lingkungan baru tersebut. Selain memperkenalkan lingkungan baru, kami juga
belajar mengenai cara mendampingi tuna netra. Dimana kita bisa menuntun mereka
berjalan, menuruni tangga, membuka pintu
dan aktivitas lainya.
Pada pertemuan kali ini kita tidak belajar teori saja loh, kita langsung mempraktekanya bahkan kita juga
merasakan bagaimana menjadi tuna netranya,
meskipun hanya dengan memakai penutup
mata. Dalam praktik OM kita harus berpasang - pasangan, satu menjadi
pendamping dan satunya menjadi tuna netranya. Kami belajar mengenai dasar –
dasar bagi pendamping seperti cara mendampingi tuna netra saat berjalan,
kemudian saat berjalan di jalan sempit,
membuka pintu, menuruni tangga
hingga pengenalan terhadap lingkungan, lingkungan dalam praktik kali ini yaitu gedung
E FKIP UNS. Kami juga
menjadi volunteers untuk mempraktekanya dan merasakan langsung menjadi seorang
tuna netra dan seorang pendamping. Kami merasakan susahnya berjalan dengan
tanpa melihat dan lebih susahnya lagi saat menuruni tangga, selain susah itu juga sangat menakutkan.
Setelah mempelajari dasar
pendampingan tuna netra selanjutnya kami mulai mempelajari tentang pengenalan
terhadap lingkungan sekitar. Masih sama
seperti tadi, ada yang menjadi
pendamping dan tuna netra. Kami mencoba untuk memutari gedung E FKIP UNS, sebagai seorang pendamping harus bisa
mendeskripsikan dengan spesifikkeadaan sekitar yang dilewati oleh tuna netra
hingga tuna netra menjadi Paham dan mendapat gambaran mengenai lingkungan
tersebut. Hal itu bertujuan untuk
membuat tuna netra menjadi mandiri.
Proses pendampingan ini tidak dapat ditentukan hingga berapa lama, hal itu tergantung terhadap tuna netra nya.
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, kami
hanya bisa mengelilingi gedung E FKIP saja, karena waktu menunjuk pukul 17.00
yang berarti pertemuan kali ini telah berakhir.
Tapi pertemuan selanjutnya insyaallah kami akan melakukan pendampingan
di lingkungan UNS, jadi terus ikutin keseruan kami yaa!
Dokumentasi Suasana OM




mantap
BalasHapus