PERTEMUAN KEDUA DENGAN KOMUNITAS "UDV GAPPAI"
Selasa, 27 Maret 2018
Hari ini merupakan pertemuan kedua kami bersama komunitas GAPPAI. Berlokasi di aula PLB lantai 3 Gedung E FKIP UNS pada pukul 16.00 WIB. Pertemuan ini dimulai dengan ditampilkannya sebuah video berjudul "Orientasi Tuna Netra dengan Pendamping Awas". Video ini memperkenalkan para penonton tentang bagaimana cara menjadi pendamping awas bagi tuna netra, seperti cara berkenalan dengan menepelkan punggung tangan ke punggung tangan tuna netra, posisi saat berjalan dengan tuna netra memegang bagian sikut pendamping, posisi saat naik turun tangga dengan berhenti sejenak, posisi duduk dengan menuntun tuna netra untuk mengorientasi kursi yang akan diduduki dan lain sebagainya. Setelah video berakhir, kami kedatangan salah satu mahasiswa UNS tuna netra. MC pun mengajak 2 orang dari kami untuk menyontohkan apa yang sudah kami pelajari dari video tadi. Akan tetapi, mahasiswa tuna netra tersebut nampaknya sudah hapal cara berjalan dengan baik, tidak seperti yang ada di video tadi.
Suasana saat menonton video
Agenda selanjutnya adalah belajar bahasa isyarat. Seperti biasa, kami dibagi menjadi dua kelompok dan salah satu anggota kelompok kami masih harus belajar tentang huruf a sampai z dan beberapa perkenalan dasar, seperta nama dan asal daerah. Dan sebagian besar dari kami mempelajari bahasa isyarat yang baru, yaitu tentang nama-nama pada silsilah keluarga, seperti ayah, ibu, kakek, nenek, dll. Kami juga diajarkan mengenai angka bahkan hingga satuan miliar.
Ketika hari sudah gelap, pertemuan pun diakhiri, sekitar pukul 17.15. Kami pun memutuskan untuk berbincang-bincang sedikit dengan para pengurus komunitas ini. Kebetulan, kami berbicara dengan wakil ketua GAPPAI, Naning Juniarti, PG PAUD UNS 2017. Dari perbincangan kami dapat disimpulkan bebrapa hal, antara lain:
1. Kendala komunitas
Kendala yang paling mendasar adalah masalah lokasi yang tidak menentu, karena komunitas ini belum diresmikan oleh pihak UNS dan beberapa lokasi di UNS sudah penuh untuk UKM lain. Selain itu, masalah materi yang yang disampaikan terkadang tidak sepenuhnya dapat tersampaikan karena kurangnya pemateri.
2. Pengurus komunitas
Adapun jumlah pengurus sementara saat ini berjumlah 13 orang, yang nantinya akan ditambah lagi. Adapun beberapa pengurus yang sempat kami jumpai adalah:
a. Cindy Ayu Anggraini, PLB UNS 2016 sebagai ketua umum UDV Gappai
b. Naning Juniarti, PG PAUD UNS 2017 sebagai wakil ketua UDV Gappai
c. Aprilian Bima, Seni Murni 2015 sebagai pengurus bidang pengembangan anggota
Diskusi bersama wakil ketua UDV Gappai
Foto bersama ketiga pengurus




Komentar
Posting Komentar